Baca Kisah Korban
PERISTIWA SIMPANG KKA ACEH UTARA - 3 Mei 1999

Kisah Korban

PERISTIWA SIMPANG KKA ACEH UTARA - 3 Mei 1999

Berikut adalah kisah-kisah korban yang telah didokumentasikan oleh tim KKR.

Baca Narasi Peristiwa

AL, 45 tahun

Korban peristiwa simpang KKA

"Saya selamat karena terjatuh ke parit dan tertindih oleh ibu-ibu. Ibu tersebut meninggal di tempat dan darahnya habis memenuhi badan saya. Saya kemudian dirawat di rumah sakit selama 2 bulan sampai sembuh. Perawatan diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya apapun. Setelah itu saya pulang ke Bener Meriah. Saya pun putus sekolah karena trauma akibat kejadian itu. Karena kondisi ekonomi yang tak menentu akhirnya saya memilih berkebun."

JF, 58 tahun

Korban peristiwa simpang KKA

"Saat saya baru tiba di rumah pulang dari Simpang Empat tiba-tiba terdengar letusan senjata. Jarak rumah saya dengan lokasi kejadian hanya berkisar 3 km. Tangan saya terkena peluru nyasar yang berasal dari letusan senjata di Simpang Empat tersebut. Tangan saya sampai bengkak"

SB, 33 tahun

Korban peristiwa simpang KKA

"Tanpa saya sadari ternyata satu peluru telah menghantam kaki saya. Darah pun terus mengalir deras. Setelah melompati pagar seseorang menawarkan bantuan karena melihat kaki saya tertembak. Tetapi saya menolak dengan mengatakan tidak perlu. Setelah mengatakan itu saya pun terjatuh"

YA, 50 tahun

Korban peristiwa simpang KKA

"Setelah sampai di sana sekitar pukul 13:00 siang kami langsung diserang, saat itu ada yang mengatakan tiarap. Tapi saya masih kebingungan. Saya terkena tembakan ketika mencoba berlari untuk tiarap. Saat itu di samping saya ada anak laki-laki (siswa SMP Cot Murong) yang juga terkena tembakan di bagian kepalanya, kata anak tersebut “Kak, tolong. Saya kena peluru.” Darahnya sudah mengalir ke samping saya"

YA, 34 tahun

Korban peristiwa simpang KKA

"Sekitar jam 1 siang waktu orang yang di depan jatuh saya juga jatuh, dan ketika saya bangkit saya merasa kuping berair, ketika saya pegang rupanya sudah ada darah di kuping saya. Rupanya kuping saya sudah koyak kena serpihan tembakan dari orang yang di depan saya"